BUMN mayat yang diberi napas oleh Dahlan
( Dahlan Iskan di BK DPR. ©2012 Merdeka.com )
Selama tahun 2012, Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebutkan telah
menghidupkan setidaknya 4 BUMN yang selalu merugi dan meminta suntikan
dana pemerintah atau BUMN mayat.
Dahlan menjelaskan, tujuan adanya perusahaan pelat merah adalah untuk ketahanan nasional, engine of growth atau mesin penggerak pertumbuhan dan BUMN harus bisa dijagokan untuk bersaing di luar negeri.
Walaupun demikian, dari 141 BUMN tidak semuanya yang mempunyai tujuan
tersebut. Ada juga perusahaan yang selalu merugi dan meminta dana dari
pemerintah setiap tahunnya. Bahkan ada BUMN yang tidak bisa menggaji
karyawannya sama sekali. Dahlan menyebut ada sekitar 31 BUMN mayat saat
ini.
Dalam kurun waktu satu tahun, Dahlan menyebut telah menghidupkan
kembali BUMN mayat tersebut. Belum sampai untung, tapi BUMN tersebut
sudah diberi napas untuk bergerak. "BUMN itu harusnya mempunyai alasan
untuk hidup, yaitu tiga hal tadi yang saya sebut," ungkap Dahlan di
Rakor BUMN di Yogyakarta, medio November lalu.
Dia menegaskan perusahaan pelat merah yang sudah tinggal mayat
tersebut tidak harus dikuburkan semua. Ada beberapa perusahaan yang bisa
diperbaiki secara manajemen. "Bisa dimasukkan ICU, seperti pabrik
kertas Leces. Dan memang terlalu banyak mayat, dan yang lain memang
harus segera dikuburkan," katanya.
Lantas BUMN mana saja yang dikasih napas?
Reporter : Idris Rusadi Putra ( Kamis, 27/12/2013 06:30 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar